Jambidalamberita.id, JAMBI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada Pengurus Provinsi Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Jambi apabila tidak segera mempertanggungjawabkan laporan penggunaan dana kegiatan.
Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, mengatakan pihaknya meminta pengurus IBCA MMA Jambi untuk menjelaskan penggunaan dana yang sebelumnya telah diterima untuk pelaksanaan kejuaraan tingkat provinsi.
“KONI Provinsi Jambi meminta Pengprov IBCA MMA untuk mempertanggungjawabkan laporan keuangan atas dana yang telah mereka terima dan gunakan,” ujarnya di Jambi.
Menurut Mat Sanusi, terdapat temuan bahwa IBCA MMA Jambi tidak menyelenggarakan kejuaraan provinsi (Kejurprov) sepanjang tahun 2025 meskipun sebelumnya telah menerima anggaran untuk kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan KONI Provinsi Jambi telah melayangkan surat peringatan hingga tiga kali kepada pengurus IBCA MMA Jambi agar mengembalikan dana yang diperuntukkan bagi pelaksanaan Kejurprov. Namun hingga saat ini, surat tersebut belum mendapat tanggapan dari pihak terkait.
“Kami dengan tegas meminta pengurus IBCA MMA Jambi mempertanggungjawabkan hal tersebut dengan mengembalikan dana yang telah diterima,” tegasnya.
Dalam program pembinaan olahraga, KONI Provinsi Jambi memang menyalurkan anggaran kepada masing-masing cabang olahraga berdasarkan proposal kegiatan yang diajukan, termasuk untuk pelaksanaan kejuaraan tingkat provinsi.
Dana tersebut wajib digunakan sesuai peruntukan dan setiap cabang olahraga diwajibkan menyerahkan laporan pertanggungjawaban setelah kegiatan selesai dilaksanakan.
Mat Sanusi menyebutkan, hampir seluruh cabang olahraga telah menyerahkan laporan penggunaan dana tersebut. Namun hingga kini hanya IBCA MMA Jambi yang belum menyampaikan laporan pertanggungjawaban.
Ia menegaskan, jika kewajiban tersebut tidak dipenuhi, maka pengurus IBCA MMA Jambi harus siap mempertanggungjawabkannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)