Metronews

Wali Kota Jambi Janji Naikkan Gaji Petugas Kebersihan dari Dana Darurat

0

0

jambidalamberita |

Selasa, 06 Jan 2026 10:03 WIB

Reporter : Wira

Editor : Wira

Wali Kota Jambi Maulana berfoto bersama petugas kebersihan usai aksi damai di kawasan Tugu Keris Siginjai, Senin (5/1/2026), terkait tuntutan kenaikan gaji dan peningkatan kesejahteraan. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

 

Jambidalamberita.id, Jambi – Harapan ratusan petugas kebersihan di Kota Jambi mulai menemui titik terang.
Wali Kota Jambi, Maulana, menyatakan komitmennya untuk menaikkan gaji petugas kebersihan dengan memanfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), menyusul aksi damai yang digelar di kawasan Tugu Keris Siginjai.
 
Maulana menegaskan bahwa pemerintah kota akan menghitung secara rinci besaran kenaikan gaji tersebut. Pendanaannya, kata dia, memungkinkan dilakukan melalui pengalihan dari sejumlah pos anggaran lain, termasuk BTT yang selama ini disiapkan untuk kebutuhan mendesak.
 
Menurut Maulana, tuntutan kesejahteraan yang disampaikan para petugas kebersihan sejalan dengan agenda Pemkot Jambi dalam membenahi sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah peremajaan armada pengangkut sampah dengan kendaraan listrik.
 
Ke depan, armada berbasis listrik itu akan dilengkapi sistem pelacakan Global Positioning System (GPS) dan menerapkan pola kerja berbasis jarak tempuh. Dengan sistem tersebut, kebutuhan anggaran untuk bahan bakar minyak serta perawatan kendaraan konvensional dapat ditekan secara signifikan.
 
“Penghematan dari operasional armada inilah yang nantinya bisa dialihkan untuk meningkatkan gaji, kesejahteraan petugas kebersihan, hingga kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Maulana.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi, Mahruzar, menyebutkan saat ini terdapat sekitar 1.100 petugas kebersihan yang bekerja di wilayah tersebut. Besaran upah harian bervariasi, mulai dari sopir angkutan sampah, kru, hingga petugas penyapu jalan.
 
Di sisi lain, perwakilan petugas kebersihan menyampaikan bahwa mereka berharap adanya penyesuaian upah agar mendekati atau setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP). Mereka menilai beban kerja yang dijalani tidak sebanding dengan upah harian yang diterima, terutama jika dibandingkan dengan upah pekerja sektor informal lainnya.
 
Pemkot Jambi memastikan aspirasi tersebut akan menjadi bahan pembahasan lanjutan dalam penyusunan kebijakan anggaran dan sistem pengelolaan sampah ke depan. (*)
 
 
 
 
 
 
 

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER