Jambidalamberita.id, BANGKO – Setelah menunggu sekian lama, akhirnya Bupati Merangin, M. Syukur, bersama Wakil Bupati A. Khafidh, meresmikan pengoperasian Poli Jantung di RSUD Kolonel Abundjani Bangko, Jum'at (17/04).
Acara peresmian yang berlangsung khidmat tersebut ditandai dengan prosesi pengguntingan pita oleh Bupati M. Syukur, dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke ruang Poli Jantung dan sejumlah fasilitas medis penunjang lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati M. Syukur menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi besar untuk menjadikan RSUD Kolonel Abundjani sebagai pusat keunggulan medis (center of excellence) di wilayah Jambi Barat.
"Kita tidak ingin rumah sakit ini hanya sekadar tempat berobat. Kami berkomitmen menjadikannya pusat rujukan medis yang mumpuni sehingga masyarakat Merangin tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan spesialis," ujar Bupati M. Syukur.
Selain Poli Jantung, berikut rincian lima fasilitas kesehatan modern yang menjadi fokus pengembangan RSUD Kolonel Abundjani.
Modular Operating Theatre (MOT) merupakan ruang operasi berstandar tinggi untuk menjamin sterilitas dan efisiensi bedah, yang pembangunannya telah rampung pada 2025 lalu.
Cathlab (Laboratorium Kateterisasi) adalah fasilitas untuk menunjang tindakan intervensi jantung. Seluruh peralatan pendukung dipastikan segera tersedia dalam waktu dekat untuk melengkapi gedung yang telah rampung sejak tahun lalu.
CT Scan dan Mammography adalah Alat penunjang diagnostik yang merupakan hibah dari Kementerian Kesehatan. Saat ini, alat tersebut dalam proses pengiriman dan ditargetkan beroperasi bulan ini setelah izin operasional diterbitkan.
Layanan Sitotoksik (Cytotoxic) merupakan fasilitas khusus penanganan pasien kanker. Gedung layanan ini telah siap dan diharapkan dapat segera beroperasi untuk meningkatkan kualitas perawatan onkologi di daerah.
Pediatric Intensive Care Unit (PICU) yakni layanan gawat darurat khusus anak yang pembangunannya akan direalisasikan pada tahun anggaran berjalan ini.
Menutup arahannya, Bupati menekankan bahwa kecanggihan teknologi medis harus dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul.