JAMBIDALAMBERITA.ID, Batang Hari – Obyek wisata Danau Letang yang berada di Jalan Pramuka, Kelurahan Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, akan menjadi pusat pelaksanaan Festival Danau Letang 2026.
Festival yang untuk pertama kalinya digelar tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 24 hingga 27 September 2026. Beragam kegiatan dan perlombaan telah disiapkan untuk memeriahkan festival sekaligus memperkenalkan potensi wisata Danau Letang kepada masyarakat luas.
Ketua Pelaksana Festival Danau Letang 2026, Antoni Kosa, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan panitia. Dalam pelaksanaannya, panitia juga melibatkan masyarakat Perumnas yang terdiri dari 10 RT dan dua RW.
“Untuk persiapan sendiri pelaksanaan Festival Danau Letang ini sudah kami lakukan dan sedang berjalan. Untuk seluruh panitia pelaksana, kita melibatkan warga Perumnas yang terdiri dari 10 RT dan dua RW,” ujar Antoni kepada awak media.
Menurut Antoni, sejumlah perlombaan akan menjadi bagian utama dalam Festival Danau Letang 2026. Di antaranya lomba perahu, lomba karaoke, lomba memasak tempoyak, serta lomba mewarnai bagi anak-anak.
Selain itu, festival juga menyediakan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan berbagai produk dan kuliner khas daerah kepada pengunjung.
“Lomba yang kita adakan antara lain lomba perahu, lomba karaoke, lomba masak tempoyak, lomba mewarnai untuk anak-anak, dan juga UMKM bagi para pedagang,” katanya.
Seluruh kegiatan dan perlombaan akan dipusatkan di kawasan Danau Letang dan sekitarnya. Khusus untuk lomba perahu, panitia mencatat sebanyak 64 peserta telah terdaftar. Setiap tim terdiri dari tujuh orang dan pendaftaran peserta saat ini telah ditutup.
Antoni menegaskan, Festival Danau Letang 2026 tidak hanya ditujukan sebagai kegiatan hiburan atau agenda seremonial semata. Menurutnya, festival tersebut merupakan bagian dari upaya memperkenalkan potensi wisata sekaligus menjaga alam, seni dan budaya lokal.
“Festival danau ini bukan hanya sekadar agenda seremonial atau perayaan tahunan belaka. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah wujud cinta kita terhadap alam, wadah pelestarian seni dan budaya lokal kita, serta jembatan strategis untuk menggerakkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap Festival Danau Letang dapat menarik perhatian masyarakat, baik dari dalam maupun luar Kabupaten Batang Hari, sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal keindahan Danau Letang.
“Kita ingin memperlihatkan kepada masyarakat, baik dari luar kabupaten maupun dalam Kabupaten Batang Hari, akan indahnya Danau Letang dan harus kita jaga,” kata Antoni.