JAMBIDALAMBERITA.ID , MUARO JAMBI — Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi resmi menutup kegiatan stockpile pasir milik CV Lintas Makmur Sejahtera di Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jaluko. Langkah tegas ini diambil menyusul hasil evaluasi menyeluruh terkait regulasi, perizinan, dan aspirasi masyarakat.
Keputusan tersebut diputuskan langsung oleh Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, usai memimpin rapat bersama Tim Terpadu di Sengeti, Senin. Rapat koordinasi ini turut dihadiri unsur Forkopimda, mulai dari Kejaksaan Negeri Muaro Jambi, Polres Muaro Jambi, hingga Kodim 0415/Jambi.
Bupati menjelaskan, penutupan dilakukan setelah pemerintah daerah mencermati berbagai persoalan mendasar di lapangan, khususnya terkait kepatuhan regulasi dan legalitas izin usaha.
“Sudah melihat, baik dari sisi regulasi maupun dari sisi aspirasi, intinya saat ini ada beberapa poin yang menurut kami kurang pas, baik itu regulasi, perizinan, dan lain sebagainya. Maka, hari ini kita sudah sepakat bahwa kegiatan stockpile di Penyengat Olak kita tutup,” kata Bambang
Pelaksanaan keputusan di lapangan menjadi perhatian berikutnya. Kepatuhan pengelola terhadap keputusan pemerintah daerah serta kejelasan status perizinan diperlukan untuk memastikan proses penutupan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain persoalan regulasi dan perizinan, pemerintah daerah menyatakan telah mempertimbangkan aspirasi masyarakat. Meski demikian, rincian aspirasi yang menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan tersebut belum dijelaskan secara terperinci.
Di sisi lain, tanggapan dari pihak perusahaan masih diperlukan untuk memperoleh informasi yang berimbang, terutama mengenai status perizinan dan respons terhadap keputusan penutupan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari CV Lintas Makmur Sejahtera terkait keputusan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi tersebut.
Kejelasan dasar administratif dan pelaksanaan penutupan menjadi aspek penting untuk memastikan keputusan pemerintah daerah diterapkan secara transparan serta sesuai dengan peraturan yang berlaku.