Jambidalamberita.id, Jambi – Arus kendaraan di ruas Tol Betung–Tempino–Jambi mengalami lonjakan tajam menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
PT Hutama Karya (Persero) mencatat volume kendaraan yang melintas mencapai 8.893 unit, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan kondisi normal.
Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya mobilitas masyarakat pada libur akhir tahun. Pemantauan intensif terus dilakukan di seluruh ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), termasuk tol yang berada di wilayah Jambi.
EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan bahwa hingga 22 Desember 2025, sejumlah ruas tol di Sumatera menunjukkan tren kenaikan signifikan.
Kondisi ini sejalan dengan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Selain Tol Betung–Tempino–Jambi, trafik kendaraan di Tol Pekanbaru–Dumai tercatat mencapai 19.020 kendaraan atau naik sekitar 41 persen.
Sementara itu, Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat menjadi ruas dengan volume tertinggi, yakni hampir 28 ribu kendaraan atau meningkat lebih dari 31 persen.
Meski demikian, tidak semua ruas mengalami peningkatan. Tol Padang–Sicincin justru mencatat penurunan arus lalu lintas dengan jumlah kendaraan sekitar 1.285 unit dibandingkan trafik normal.
Adapun beberapa ruas lain seperti Tol Bengkulu–Taba Penanjung, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar, hingga Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 tetap menunjukkan pertumbuhan trafik dengan variasi persentase.
Hutama Karya juga mencatat pergerakan kendaraan pada ruas tol yang masih difungsionalkan selama Nataru. Tol Sigli–Banda Aceh Seksi Seulimeum–Padang Tiji yang dibuka sementara sejak awal Desember telah dilintasi lebih dari 1.400 kendaraan.
Sementara Tol Palembang–Betung ruas Kramasan–Pangkalan Balai mencatat lebih dari 2.500 kendaraan sejak difungsionalkan pada 20 Desember.
Untuk mengantisipasi kepadatan dan menjaga keselamatan pengguna jalan, Hutama Karya memastikan kesiapan petugas, fasilitas pendukung, serta koordinasi dengan pihak terkait terus ditingkatkan.