Hukum

Detik-detik Penjual HP di Sipin Jambi Ditikam Rival, Rekaman CCTV Ungkap Aksi Brutal di Dalam Konter

0

0

jambidalamberita |

Rabu, 24 Des 2025 21:04 WIB

Reporter : Wira

Editor : Wira

Foto : Tangkapan layar cctv - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, JAMBI – Ketegangan mendadak menyelimuti kawasan Sipin, Kota Jambi, Senin sore (22/12/2025).

Seorang pedagang handphone bekas berinisial IB, pemilik Raa Store, menjadi korban penikaman di dalam konternya sendiri.

Aksi kekerasan tersebut diduga dilakukan oleh sesama pedagang dan terekam kamera CCTV.

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 15.37 WIB, saat aktivitas jual beli masih berlangsung. Sejumlah pengunjung yang berada di sekitar lokasi sontak panik menyaksikan kejadian berdarah tersebut.

Baca Juga:

Arus Lalu Lintas di Simpang BBC Muara Bulian Masih Lengang Jelang H-1 Natal

Menurut penuturan korban, insiden bermula ketika seorang calon pembeli datang untuk menawar harga handphone. IB mengaku melayani konsumen tersebut seperti biasa.

Namun situasi berubah ketika seorang pria berinisial I, yang diketahui pemilik Gatay Store, datang dan mengeluarkan ucapan bernada ancaman kepada pembeli.

Merasa terintimidasi, pembeli memilih pergi meninggalkan konter. Emosi pelaku tak berhenti sampai di situ. Ia kemudian mengarahkan amarahnya kepada korban.

Meski IB berupaya meredakan suasana, ancaman kembali dilontarkan. Pelaku sempat meninggalkan lokasi, namun konflik belum berakhir.

Baca Juga:

Harga Emas Antam Kembali Melonjak, Tembus Rp2,59 Juta per Gram Jelang Akhir Tahun

Selang beberapa menit, anak pelaku berinisial A mendatangi konter dan mempertanyakan percakapan korban dengan ayahnya. Adu mulut pun terjadi hingga A memanggil kembali pelaku utama ke lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman CCTV, korban tidak melakukan perlawanan. Namun pelaku secara tiba-tiba menikam paha korban menggunakan benda tajam yang diduga gunting.

Tak hanya itu, etalase konter didorong hingga pecah, dan serpihan kaca digunakan untuk melukai kaki korban.

Aksi kekerasan berlanjut ketika anak pelaku mengejar korban, lalu menendang dan memukulnya. Insiden tersebut meninggalkan trauma mendalam bagi korban.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER