Metronews

Swasembada Pangan Indonesia: Gubernur Al Haris Hadiri Tasyakuran Virtual Bersama Presiden Prabowo

0

0

jambidalamberita |

Kamis, 08 Jan 2026 19:47 WIB

Reporter : Kurniawan

Editor : Kurniawan

Gubernur Jambi Al Haris mengikuti Tasyakuran Swasembada Pangan nasional secara virtual dari Desa Pudak, Muaro Jambi. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Jambidalamberita.id, Desa Pudak - Indonesia menorehkan tonggak penting di sektor pertanian nasional. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menyatakan Indonesia kembali mencapai swasembada pangan, dalam rangkaian Panen Raya dan Tasyakuran Swasembada Pangan yang digelar di Karawang, Rabu 07 Januari 2026 siang.

Momentum bersejarah ini diikuti secara virtual oleh Gubernur Jambi Al Haris dari Gedung Pertemuan Kelompok Tani Usaha Sepakat, Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

Gambar

Hadir mendampingi, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar, unsur Forkopimda Provinsi Jambi dan Kabupaten Muaro Jambi, serta perwakilan TNI. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan swasembada pangan kepada para pihak yang dinilai berkontribusi signifikan dalam penguatan sektor pertanian.

Sebelum mengikuti agenda nasional secara daring, Gubernur Al Haris bersama jajaran melakukan Gerakan Pemupukan Padi Sawah sebagai simbol dukungan langsung terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesinambungan hasil panen di daerah.

Baca Juga:

KKI Warsi: Hutan Jambi Menyusut Drastis; Alarm Krisis Ekologi, Banjir Besar Tinggal Menunggu Waktu

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa swasembada pangan adalah prasyarat kemerdekaan sejati. Ketergantungan pada negara lain untuk kebutuhan pangan pokok, menurutnya, adalah kerentanan strategis yang harus diakhiri.

“Tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka jika urusan makan masih bergantung pada pihak lain. Hari ini kita buktikan, Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri,” tegas Presiden.

Ia juga mengungkapkan bahwa target swasembada yang semula dipatok empat tahun, berhasil tercapai hanya dalam satu tahun. Capaian tersebut, kata Presiden, merupakan buah dari kerja keras kolektif, persatuan lintas sektor, dan dedikasi komunitas pertanian di seluruh Indonesia.

Dalam suasana reflektif, Presiden Prabowo memberikan penghormatan khusus kepada para petani sebagai tulang punggung bangsa. Ia menekankan, sejarah kemerdekaan Indonesia tak bisa dilepaskan dari peran petani yang menopang logistik perjuangan.

Baca Juga:

Sinergi Awal 2026, DPRD dan Pemkot Jambi Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kota Jambi Bahagia

“Kita tidak akan merdeka tanpa jasa petani. Mereka yang memberi makan para pejuang dan tetap setia pada merah putih,” ujarnya.

Presiden juga menegaskan komitmennya menghadirkan harga pangan, pupuk, dan benih yang terjangkau, sehingga keberhasilan swasembada sejalan dengan peningkatan kesejahteraan petani.

Menurutnya, indikator keberhasilan kepemimpinan bukan sekadar angka produksi, melainkan turunnya harga dan membaiknya kualitas hidup rakyat.

Sumber :

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER