Jambidalamberita.id, Batang Hari- Pemerintah Kabupaten Batang Hari menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan mitra binaan Densus 88 AT Polri. Kegiatan tersebut berlangsung di Serambi Rumah Dinas Bupati Batang Hari pada Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam kegiatan itu, Bupati Batang Hari M. Fadhil Arif diwakili oleh Sekretaris Daerah Batang Hari, Mula P. Rambe. Acara tersebut menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat binaan Densus 88 AT Polri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Batang Hari Asropi, Kasatgaswil Densus 88 AT Polri wilayah Jambi Kombes Pol Berry Diatra, S.I.K., M.H., Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa Brahmana, serta perwakilan dari Dandim Batang Hari melalui Pabung Batang Hari.
Selain itu hadir pula para pejabat utama, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, kepala OPD, Ketua MUI Batang Hari, Ketua FKUB Batang Hari, Ketua Baznas, serta warga binaan Densus 88 AT Polri.
Dalam sambutannya, Sekda Batang Hari Mula P. Rambe menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini tidak sekadar menjadi agenda rutin selama bulan Ramadan. Menurutnya, momentum tersebut memiliki makna penting dalam mempererat hubungan silaturahmi antar sesama.
Ia menegaskan bahwa menjaga hubungan baik antar manusia atau hablum minannas merupakan kewajiban yang dapat mendatangkan keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan sejumlah pesan terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai motivasi untuk meningkatkan rasa syukur serta memperkuat toleransi antar umat beragama.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk menjauhi paham radikal yang berpotensi memecah belah persatuan. Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama seperti ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, sekaligus menciptakan suasana ibadah yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadan.
Sekda juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi penyebaran paham intoleransi, ekstremisme, maupun terorisme yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif melaporkan kepada aparat keamanan apabila menemukan potensi gangguan di lingkungan masing-masing, sekecil apa pun bentuknya.