Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Aktor Sandy Permana, Pemeran Arya Soma di “Mak Lampir”

Reporter: Doni prima Putra - Editor: Doni prima Putra
- Ahad, 12 Januari 2025, 05:33 PM
Aktor Sandy Permana ditemukan tewas dibunuh, polisi kejar pelaku.

Dugaan ini juga diperkuat oleh keterangan warga sekitar yang mengaku melihat Sandy sempat terlibat cekcok dengan seseorang sebelum kejadian. “Kami tengah mengejar identitas pelaku dan mengumpulkan barang bukti serta memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian,” tambahnya.

Kabar meninggalnya Sandy Permana menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan sahabatnya. Sandy dikenal sebagai sosok ramah dan aktif di lingkungan tempat tinggalnya. Sejumlah tetangga menyebut bahwa ia sering berinteraksi dengan warga, terutama dalam kegiatan sosial.

Rekan-rekan seprofesi pun turut menyampaikan rasa kehilangan mereka. “Sandy adalah aktor yang penuh dedikasi dan rendah hati. Kepergiannya adalah kehilangan besar bagi dunia seni peran Indonesia,” ujar salah satu teman sesama aktor, yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sandy Permana, atau yang akrab disapa Arya Soma, mulai dikenal luas melalui perannya sebagai pendekar dalam sinetron Misteri Gunung Merapi. Perannya sebagai Arya Soma meninggalkan kesan mendalam di hati para penggemar sinetron bergenre laga dan mistis tersebut. Selain aktif di dunia seni peran, Sandy juga pernah mencoba peruntungan di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai anggota dewan beberapa tahun lalu.

Polres Metro Bekasi menyatakan komitmennya untuk mengungkap kasus pembunuhan ini secepat mungkin. “Kami tidak akan berhenti sampai pelaku berhasil ditangkap. Keamanan dan keadilan bagi warga adalah prioritas utama kami,” tegas Kompol Onkoseno.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor. "Setiap informasi, sekecil apa pun, akan sangat membantu dalam proses penyelidikan," tambahnya.

Warga setempat mengenang Sandy sebagai sosok yang selalu tersenyum dan penuh perhatian terhadap lingkungan sekitarnya. Salah satu tetangga korban, Budi Santoso, mengaku sempat berbincang dengan Sandy sehari sebelum peristiwa tragis itu. “Dia sempat bilang ingin lebih banyak waktu untuk keluarganya tahun ini. Tak disangka, itu menjadi pesan terakhirnya kepada kami,” kata Budi dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, keluarga besar Sandy berharap agar kasus ini segera terungkap dan pelaku mendapat hukuman setimpal.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib. Semoga keadilan bisa ditegakkan,” ujar salah satu anggota keluarga.*

Halaman:

Tags

Berita Terkait

X