Lebih lanjut, Dr. Ibnu memaparkan hasil survei kepuasan masyarakat terhadap pelayanan RSUD Hamba Muara Bulian sepanjang tahun 2025. Berdasarkan survei tersebut, indeks kepuasan masyarakat menunjukkan angka yang sangat baik.
Selain itu, hasil wawancara langsung dengan pasien dan pengunjung juga memperlihatkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi.
Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa masyarakat secara umum merasa puas terhadap pelayanan RSUD Hamba.
Penilaian mencakup kemudahan akses pelayanan, kecepatan penanganan, kompetensi dan keramahan petugas, serta kenyamanan sarana dan prasarana.
Capaian ini, menurut Dr. Ibnu, mencerminkan komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pasien.
Meski demikian, pihaknya tetap melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan demi peningkatan kualitas pelayanan ke depan.
Dalam kesempatan itu, Dr. Ibnu juga mengungkapkan bahwa RSUD Hamba baru-baru ini menambah layanan cuci darah.
Kehadiran layanan tersebut disambut positif oleh masyarakat karena memudahkan pasien, khususnya warga Batang Hari, tanpa harus dirujuk ke luar daerah. Bahkan, layanan ini juga dimanfaatkan oleh masyarakat dari kabupaten tetangga seperti Sarolangun, Tebo, dan Muaro Jambi.
Untuk menjaga kualitas pelayanan, manajemen RSUD Hamba terus meningkatkan kolaborasi dan sinergi antarbidang.
Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan kepada pasien dapat berjalan lebih maksimal dan terintegrasi.
Namun demikian, Dr. Ibnu tidak menutup mata terhadap keterbatasan yang masih dihadapi rumah sakit, terutama terkait kekurangan sumber daya manusia.
Seiring meningkatnya jumlah pasien yang berobat, kebutuhan tenaga kesehatan juga semakin bertambah.