Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 61 perkara.
Untuk barang bukti narkotika, pada tahun 2025 berhasil diamankan seberat 174,55 gram, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebanyak 138,39 gram.
Sementara barang bukti ganja pada tahun 2025 tercatat 15,92 gram, menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 91,57 gram.
Pada sektor lalu lintas, jumlah kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 181 kasus.
Angka tersebut meningkat 30 kasus dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 151 kejadian laka lantas.
Kapolres juga memaparkan data kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan batu bara selama tahun 2025, dengan jumlah kecelakaan sebanyak 17 kejadian.
Dari jumlah tersebut, empat orang meninggal dunia, tujuh orang mengalami luka berat, dan 12 orang mengalami luka ringan. Kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas tersebut diperkirakan mencapai Rp54.500.000.
Selain itu, tercatat sebanyak 415 pelanggaran lalu lintas yang ditindak melalui tilang.
Polres Batang Hari juga berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang terjadi di Jalan Lintas Jambi–Tembesi pada 18 November 2025.
Menutup rilis akhir tahun, Kapolres Batang Hari mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Batang Hari agar merayakan pergantian tahun dengan kegiatan positif dan bernuansa keagamaan, seperti zikir bersama.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyalakan petasan atau kembang api, tidak melakukan kebut-kebutan maupun konvoi kendaraan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang aman, kondusif, dan penuh keberkahan, serta menumbuhkan rasa empati kepada sesama, mengingat beberapa provinsi di Pulau Sumatera seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara tengah dilanda bencana banjir dan tanah longsor.