Metronews

Gubernur Jambi Minta, Kota Jambi, Bungo, dan Kerinci Lakukan Intervensi Cegah Inflasi Jelang Ramadhan

0

0

jambidalamberita |

Jumat, 09 Jan 2026 12:26 WIB

Reporter : Yudi

Editor : Kurniawan

Aktivitas jual beli kebutuhan pangan di pasar tradisonal. Antara - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

Baca Juga:

Perkuat Tata Kelola Keuangan, Pemkab Batang Hari Kukuhkan Pejabat BKAD

Sementara itu, BPS Provinsi Jambi mencatat pada Desember 2025 terjadi inflasi bulanan (month to month) sebesar 0,62 persen, sedangkan inflasi sepanjang tahun (year to date) mencapai 3,71 persen.

Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo menjelaskan, kenaikan harga terjadi pada sebagian besar barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat, khususnya kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

“Komoditas utama penyumbang inflasi Desember 2025 antara lain daging ayam ras, bawang merah, cabai rawit, dan emas perhiasan,” ujarnya.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah antisipatif agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga. (*)at Statistik (BPS) di pasar-pasar utama menunjukkan kenaikan harga daging ayam ras dan bawang merah menjadi faktor dominan pemicu inflasi.

Baca Juga:

Swasembada Pangan Indonesia: Gubernur Al Haris Hadiri Tasyakuran Virtual Bersama Presiden Prabowo

Karena itu, ia meminta dinas terkait baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk memperkuat koordinasi serta mengambil langkah konkret guna menjaga stabilitas harga di pasaran.

Langkah antisipasi tersebut dinilai penting mengingat bulan Ramadhan yang akan dimulai pada Februari berpotensi meningkatkan permintaan bahan pokok dan memicu lonjakan harga.

“Ada empat pasar yang menjadi lokasi survei BPS, yakni Pasar Angso Duo dan Talang Banjar di Kota Jambi, Pasar Bungur di Kabupaten Bungo, serta Pasar Siulak di Kabupaten Kerinci,” jelasnya.

Sementara itu, BPS Provinsi Jambi mencatat pada Desember 2025 terjadi inflasi bulanan (month to month) sebesar 0,62 persen, sedangkan inflasi sepanjang tahun (year to date) mencapai 3,71 persen.

Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo menjelaskan, kenaikan harga terjadi pada sebagian besar barang dan jasa yang dikonsumsi masyarakat, khususnya kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

“Komoditas utama penyumbang inflasi Desember 2025 antara lain daging ayam ras, bawang merah, cabai rawit, dan emas perhiasan,” ujarnya.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah antisipatif agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga. (*)

 

Sumber :

1 2 3 4

# TAGS

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER