Burhanuddin Mahir Minta Gubernur Jambi Cari Solusi Kemacetan di Jembatan Batanghari 1

Reporter: Doni prima Putra - Editor: No Editor
- Selasa, 04 Maret 2025, 09:39 PM

JAMBI, jambidalamberita.id – Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Dapil Muaro Jambi-Batanghari, Burhanuddin Mahir, meminta Gubernur Jambi, Al Haris, untuk segera mencari solusi atas kemacetan yang kerap terjadi di Jembatan Batanghari 1 (Aurduri 1). Permintaan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Sambutan Gubernur Jambi Masa Bakti 2025-2030 di DPRD Provinsi Jambi, Senin (3/3/2025).

Burhanuddin Mahir, yang juga merupakan mantan Bupati Muaro Jambi, mengungkapkan bahwa kemacetan di Jembatan Batanghari 1 semakin parah. Jika sebelumnya kemacetan hanya terjadi pada akhir pekan, kini hampir setiap hari jembatan mengalami kepadatan lalu lintas, terutama di pagi hari.

Kekhawatiran Beban Berlebih di Jembatan

Burhanuddin juga mengingatkan potensi bahaya akibat kemacetan yang terus-menerus terjadi di jembatan tersebut. Menurutnya, penumpukan kendaraan dalam waktu lama dapat memberikan beban berlebih pada struktur jembatan, yang berisiko menyebabkan kerusakan bahkan keruntuhan.

"Dulu kemacetan hanya terjadi pada Sabtu dan Minggu, tapi sekarang setiap hari sudah macet total sejak pagi. Saya khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan, jembatan akan mengalami kelebihan beban statis yang bisa berujung pada kerusakan atau bahkan roboh," tegas Burhanuddin.

Karena itu, ia meminta Gubernur Jambi segera mencari solusi untuk mengatasi kemacetan guna menjaga kelayakan dan keamanan Jembatan Batanghari 1.

Solusi: Pembangunan Jembatan Batanghari 3

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jambi Al Haris menyatakan bahwa pengembangan Jembatan Batanghari 1 sudah tidak memungkinkan. Oleh karena itu, solusi yang diusulkan adalah pembangunan Jembatan Batanghari 3.

"Kita tidak bisa lagi memperluas Jembatan Batanghari 1, jadi solusinya adalah membangun Jembatan Batanghari 3," ujar Al Haris.

Namun, pembangunan jembatan baru ini membutuhkan anggaran yang besar, yakni sekitar Rp 200 miliar. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jambi berencana mengajukan bantuan dana dari pemerintah pusat.

"Untuk membangun Jembatan Batanghari 3, kita membutuhkan dana Rp 200 miliar. Kita akan mengajukan permohonan ke pemerintah pusat. Saya juga berharap teman-teman dari Partai Demokrat bisa membantu mengawal usulan ini, mengingat Menteri PUPR dan Menko Infrastruktur berasal dari Demokrat," jelasnya.

Dengan adanya rencana pembangunan Jembatan Batanghari 3, diharapkan kemacetan di Jembatan Batanghari 1 dapat teratasi dan kelancaran transportasi di Jambi semakin baik. Namun, keberhasilan proyek ini akan sangat bergantung pada dukungan anggaran dari pemerintah pusat.


Tags

Berita Terkait

X