“Semoga Pak Alvin diterima di sisi Tuhan dan damai di surga. Keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran,” tambah Novi dengan penuh haru.
Keberadaan Denny Sumargo yang mengirimkan karangan bunga turut menambah suasana emosional di rumah duka. Hal ini menjadi bukti bahwa sosok Alvin Lim memiliki tempat istimewa di hati banyak orang, baik dari dunia hukum maupun selebriti.
Seperti yang diketahui, penyakit gagal ginjal menjadi salah satu tantangan terbesar dalam hidup Alvin Lim. Ia tidak hanya rutin menjalani cuci darah, tetapi juga beberapa kali pergi ke luar negeri untuk menjalani perawatan, termasuk transplantasi ginjal. Sayangnya, upaya tersebut gagal akibat komplikasi infeksi yang memperparah kondisi kesehatannya.
Kepergian Alvin Lim menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan ginjal dan mendukung mereka yang tengah berjuang melawan penyakit kronis.
Dengan kepergiannya, banyak pihak berharap bahwa kenangan dan dedikasi Alvin Lim selama hidupnya dapat menjadi inspirasi. Keluarga dan kerabat berharap doa-doa yang dikirimkan untuk mendiang dapat menjadi penghiburan di tengah duka mendalam.
Selamat jalan, Alvin Lim. Perjuanganmu telah selesai, dan semoga engkau menemukan kedamaian di sisi-Nya.*