Fakta-fakta Pesawat Super Air Jet Mendarat Darurat di Bandara Juanda Surabaya

Reporter: Doni prima Putra - Editor: Doni prima Putra
- Selasa, 07 Januari 2025, 09:17 AM
Pesawat Super Air Jet

JAMBI DALAM BERITA, SURABAYA - Pesawat Super Air Jet nomor penerbangan IU-765 yang melayani rute Lombok-Jakarta terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Juanda, Surabaya, pada Senin (6/1/2025) sore. Keputusan ini diambil oleh pilot demi memastikan keselamatan penumpang dan kru setelah terdeteksi adanya kendala teknis selama penerbangan. Berikut rangkuman lengkap insiden ini:

1. Kejadian Setelah Satu Jam Terbang

Pesawat Airbus A320-200 milik Super Air Jet lepas landas dari Bandara Internasional Lombok pada pukul 15.49 WITA. Namun, sekitar satu jam setelah mengudara, pilot mendeteksi adanya masalah teknis pada sistem pesawat.
Pukul 15.44 WIB, pesawat diarahkan untuk melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Langkah ini dilakukan sebagai tindakan preventif demi keamanan penumpang.

2. Masalah Teknis yang Teridentifikasi

Direktur Utama Executive Officer Super Air Jet, Ari Azhari, menyatakan bahwa sistem pesawat mendeteksi indikasi pada salah satu komponen yang membutuhkan pengecekan segera di darat.
“Saat penerbangan berlangsung, sistem pesawat mendeteksi adanya indikasi pada salah satu komponen yang memerlukan pengecekan segera di darat,” ungkap Ari.

Sebelum keberangkatan, pesawat telah melalui proses pemeriksaan rutin dan dinyatakan layak terbang. Salah satu indikator keselamatan yang bekerja sesuai prosedur adalah turunnya masker oksigen secara otomatis untuk penumpang saat deteksi masalah terjadi.

Baca Juga : Di Hempas Ombak Kapal Troll Di Tanjabar Tenggelam 1 Orang Hilang

3. Kondisi Penumpang Aman dan Terlayani

Ari memastikan bahwa seluruh penumpang dan kru berada dalam kondisi aman tanpa luka. Usai mendarat, mereka diarahkan ke ruang tunggu Bandara Juanda untuk menunggu penggantian pesawat.
“Kami memastikan seluruh kebutuhan pelanggan terpenuhi selama proses berlangsung,” jelas Ari.

Setelah menunggu sekitar satu jam, penumpang melanjutkan perjalanan menuju Jakarta menggunakan pesawat pengganti pada pukul 17.00 WIB. Maskapai memastikan semua langkah penanganan dilakukan sesuai standar prosedur.

Halaman:

Tags

Berita Terkait

X