JAMBI DALAM BERITA.ID,JAMBI – Menyikapi laporan masyarakat terkait gangguan ketertiban akibat aktivitas bongkar muat barang, Komisi III DPRD Kota Jambi turun langsung ke lapangan untuk melakukan peninjauan di kawasan Selincah, Selasa (14/1).
Kunjungan ini menyasar dua lokasi, yakni Toko Wiliyanto di Jalan Sentot Alibasa dan Zio Grosir di Jalan Lingkar, Payo Selincah. Ketua Komisi III, Umar Faruk, menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa aktivitas bongkar muat yang dilakukan oleh toko-toko di kawasan tersebut tidak mengganggu ketertiban umum maupun menyebabkan kemacetan.
"Kami ingin memastikan bahwa aktivitas bongkar muat, terutama di toko-toko sembako, tetap berjalan tanpa mengganggu masyarakat atau menimbulkan kemacetan lalu lintas," ujar Faruk.
Bongkar Muat di Jalan Nasional Masih Diperbolehkan, Tapi Harus Tertib
Faruk menambahkan, khusus untuk Toko Zio Grosir, yang berada di jalan nasional, aktivitas bongkar muat masih diperbolehkan. Namun, pihaknya meminta pemilik toko untuk lebih memperhatikan pengaturan waktu agar tidak menyebabkan penumpukan kendaraan.
"Kami meminta pemilik toko agar lebih disiplin dalam mengatur waktu bongkar muat, terutama pada jam sibuk, sehingga tidak menghambat arus lalu lintas," tegasnya.
Dishub: Bongkar Muat di Badan Jalan Dilarang, Sanksi Bisa Diberikan
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Saleh Ridho, menegaskan bahwa sesuai peraturan yang berlaku, aktivitas bongkar muat tidak diperbolehkan dilakukan di badan jalan.
"Kami mendorong pemilik toko untuk memanfaatkan halaman toko masing-masing untuk bongkar muat. Jika pelanggaran ini terus berulang, kami akan melibatkan tim terpadu guna memberikan sanksi tegas," ujar Saleh.
Camat Paal Merah: Pemilik Toko Harus Pasang Jadwal Bongkar Muat
Sementara itu, Camat Paal Merah, M. Toyib, mengingatkan pemilik Toko Zio Grosir untuk memasang spanduk jadwal bongkar muat sebagai langkah antisipasi agar kemacetan dapat dikurangi. Hal ini menjadi penting mengingat lokasi toko berada dekat dengan sekolah.
"Dengan adanya jadwal yang jelas, masyarakat bisa lebih memahami kapan aktivitas bongkar muat berlangsung, terutama saat jam pulang sekolah, sehingga lalu lintas tetap lancar," pungkas Toyib.