JAMBI DALAM BERITA, JAKARTA - Peneliti dari Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN, Nuraini Rahma Hanifa, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gempa megathrust di selatan Jawa yang dapat memicu tsunami besar. Potensi tersebut mirip dengan tsunami Aceh 2004 dan memerlukan perhatian serius dari pemerintah serta masyarakat.
Berdasarkan riset BRIN, segmen megathrust di selatan Jawa, termasuk Selat Sunda, menyimpan energi tektonik signifikan. Jika energi tersebut dilepaskan, gempa berkekuatan magnitudo 8,7 hingga 9,1 berpotensi terjadi, disertai tsunami yang bisa mencapai:
- 20 meter di pesisir selatan Jawa
- 3-15 meter di Selat Sunda
- 1,8 meter di pesisir utara Jakarta
Rahma menjelaskan, gempa megathrust di zona subduksi ini terus mengumpulkan energi sejak kejadian terakhir pada 1699, menjadikannya ancaman yang sangat nyata."Jika tsunami terjadi, gelombang dapat mencapai Jakarta dalam 2,5 jam melalui Selat Sunda," ujar Rahma.
Baca Juga : Solo Leveling Season 2 Kapan Rilis? Ini Jadwal Tayang Lengkap dengan Link Buat Nonton secara Legal
BRIN menekankan pentingnya mitigasi melalui dua pendekatan:
1. Struktural
- Pembangunan Infrastruktur
Tanggul penahan tsunami, pemecah ombak, dan penguatan bangunan menjadi langkah prioritas. - Vegetasi Alami
Penanaman mangrove dan pandan laut di pesisir membantu meredam energi tsunami. - Penataan Ruang
Jarak aman minimal 250 meter dari bibir pantai untuk kawasan permukiman.