Heboh Wabah HMPV di Asia: Ini Dampak, Penularan, dan Langkah Pencegahannya

Reporter: Doni prima Putra - Editor: Doni prima Putra
- Jumat, 03 Januari 2025, 11:41 AM
Ilustrasi virus

HMPV dan Wabah di Asia

Saat ini, HMPV sedang merebak di beberapa negara Asia, seperti China, Hong Kong, dan Jepang, terutama karena musim dingin yang membuat penyebaran virus lebih mudah. Dalam kondisi cuaca dingin, orang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di tempat tertutup yang menyebabkan penyebaran virus lebih mudah terjadi. Negara-negara ini sedang mengalami lonjakan kasus HMPV, dan hal ini memicu perhatian internasional, terutama terkait dengan kemungkinan penyebarannya ke negara lain, termasuk Indonesia.

Apakah HMPV Bisa Menyebar ke Indonesia?

Meski HMPV sedang merebak di negara-negara Asia Timur, Dicky Budiman meyakini bahwa peluang virus ini untuk menjadi pandemi di Indonesia sangat kecil. Ia menjelaskan bahwa meskipun HMPV bisa saja menyebar ke Indonesia melalui perjalanan internasional, laju penularannya akan jauh lebih lambat dibandingkan Covid-19. Bahkan, sebagian besar penduduk di Asia Timur dan Asia Tenggara mungkin sudah memiliki kekebalan terhadap virus ini, karena HMPV sudah ada sejak lama.

"Kalau sampai Indonesia, ya tetap ada kasus impor, terutama dari pelancong dari Asia Timur, tempat HMPV merebak," ujar Dicky dalam wawancaranya dengan Kompas.com. Namun, ia menegaskan bahwa meskipun ada mutasi yang bisa membuat HMPV lebih mudah menular, kemampuan infeksi virus ini masih lebih rendah dibandingkan dengan SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19.

Kelompok Rentan Terkontaminasi HMPV

Beberapa kelompok orang lebih berisiko terinfeksi HMPV, termasuk:

  • Bayi baru lahir, terutama yang prematur
  • Anak-anak di bawah 5 tahun
  • Lansia di atas 65 tahun
  • Individu dengan sistem imun yang lemah, seperti penderita HIV, kanker, gangguan autoimun, atau orang yang telah menjalani transplantasi organ
  • Penderita asma, terutama yang menggunakan obat-obatan steroid
  • Penderita PPOK

Virus ini dapat menyebabkan gejala yang bervariasi, dari ringan hingga berat, tergantung pada usia dan kondisi kesehatan individu yang terinfeksi.

Halaman:

Tags

Berita Terkait

X