Jambidalamberita.id, Jambi - Provinsi Jambi terus menunjukkan kontribusinya dalam sektor ekspor, khususnya komoditas unggulan di bidang pertanian dan kehutanan. Pada Kamis sore, sejumlah komoditas andalan seperti karet, pinang, dan kayu meranti dilepas untuk diekspor ke berbagai negara tujuan dari Gudang CV. Indokara, Kumpe Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.
Ekspor kali ini mencapai total volume 531 ton dengan nilai ekonomi sebesar Rp 7,2 miliar. Komoditas utama yang diekspor meliputi:
- Karet lempengan sebanyak 504 ton senilai Rp 6,2 miliar, yang dikirim ke India.
- Pinang sebanyak 27 ton dengan nilai Rp 440 juta, diekspor ke Iran.
- Kayu meranti sebanyak 53,903 meter kubik senilai Rp 544 juta, yang ditujukan ke Korea Selatan.
Acara pelepasan ekspor ini disaksikan langsung oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kepala Karantina (Barantin) Sahat M. Panggabean, Gubernur Jambi Al Haris, Kepala Karantina Jambi Sudiwan Situmorang, serta para kepala balai besar karantina dari Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Kehadiran berbagai pihak terkait menunjukkan sinergi kuat dalam mendukung aktivitas ekspor Provinsi Jambi.
Baca Juga : DPR: Mafia Tanah Tidak Akan Ada Tanpa Keterlibatan Oknum di ATR/BPN
Kepala Barantin, Sahat M. Panggabean, mengapresiasi pemerintah provinsi dan seluruh pemangku kepentingan yang mendukung peningkatan ekspor komoditas unggulan daerah. Menurut Sahat, pelepasan ini mencerminkan keberhasilan penyelenggaraan sistem karantina yang optimal serta potensi besar Jambi dalam sektor pertanian dan perkebunan.
Gubernur Jambi Al Haris menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendorong peningkatan daya saing produk unggulan Jambi di pasar internasional. Ia berharap kegiatan ini dapat memacu pertumbuhan ekonomi daerah dan memperluas pasar bagi komoditas lokal.