JAMBI DALAM BERITA, LOS ANGELES - Sebuah kota metropolitan yang terkenal dengan industri hiburannya, kini dikepung oleh kebakaran besar yang melanda sejumlah wilayahnya. Hingga saat ini, jumlah korban jiwa telah meningkat menjadi 11 orang. Kebakaran ini juga memaksa hampir 180.000 penduduk untuk meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.
Otoritas Medis Los Angeles mengonfirmasi bahwa lima korban jiwa berasal dari kebakaran Palisades, sementara enam lainnya merupakan akibat dari kebakaran Eaton. Sebelumnya, jumlah korban dilaporkan sebanyak 10 orang, namun kondisi yang terus memburuk menyebabkan angka ini bertambah.
Menurut laporan resmi, kebakaran ini telah menghanguskan lebih dari 10.000 bangunan dan melalap area seluas lebih dari 100 kilometer persegi, setara dengan sekitar seperenam luas Jakarta. Lima kebakaran utama yang masih berkobar di Los Angeles adalah:
-
Kebakaran Palisades
-
Lokasi: Antara Santa Monica dan Malibu.
-
Luas area terbakar: 17.000 hektare.
-
Korban jiwa: 5 orang.
-
Evakuasi: Lebih dari 30.000 orang.
-
-
Kebakaran Eaton
-
Lokasi: Utara Pasadena.
-
Luas area terbakar: 10.000 hektare.
-
Korban jiwa: 6 orang.
-
-
Kebakaran Hurst
-
Lokasi: Utara San Fernando.
-
Luas area terbakar: 850 hektare.
-
-
Kebakaran Lidia
-
Lokasi: Perbukitan utara Los Angeles.
-
Luas area terbakar: 350 hektare.
-
-
Kebakaran Sunset
-
Lokasi: Hollywood Hills, dekat dengan banyak landmark terkenal.
-
Luas area terbakar: 50 hektare.
-
Dua kebakaran kecil, yaitu Kebakaran Woodley dan Kebakaran Olivas, telah berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran.
Baca Juga : Pesta Seks Betukar Pasangan Dibongkar Polisi, Ternyata Diotaki Pasutri Punya Belasan Ribu Member
Masalah Pasokan Air Hambat Pemadaman
Gubernur California menyerukan penyelidikan independen terkait minimnya pasokan air yang memperlambat upaya pemadaman kebakaran. Adam Van Gerpen, seorang kapten pemadam kebakaran Los Angeles, mengungkapkan bahwa beberapa kru kehabisan air di titik-titik kebakaran utama.
"Jika pasokan air terganggu, kami harus mengandalkan tanker air, tetapi hal ini jelas menghambat operasi pemadaman," ujar Van Gerpen. Ia menambahkan bahwa hidran yang tidak berfungsi dengan baik memaksa petugas untuk berimprovisasi dalam upaya mereka mengatasi api.