Donald Trump Ancam Tarif 100 Persen Bagi Negara-negara BRICS yang dianggap "Bermusuhan"

Reporter: Doni prima Putra - Editor: Doni prima Putra
- Sabtu, 01 Februari 2025, 05:35 PM
Trump mencibir bahwa BRICS tidak akan mampu menggantikan dolar AS.

Jambidalamberita, Washington - Kesombongan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap blok BRICS semakin menjadi-jadi. Kali ini, Trump mencibir aliansi ekonomi tersebut dan menegaskan bahwa BRICS tidak akan mampu menggantikan dolar AS dalam perdagangan internasional.

Seperti kebiasaannya dalam menghadapi negara yang dianggap tidak mengikuti kepentingan AS, Trump melontarkan ancaman tarif 100 persen terhadap negara-negara BRICS.

"Gagasan bahwa negara-negara BRICS mencoba menjauh dari dolar, sementara kita hanya berdiri dan menonton, sudah BERAKHIR," ujar Trump dalam unggahannya di platform media sosial Truth Social, Jumat (31/1/2025). Trump merujuk pada aliansi ekonomi yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan, yang kini telah diperluas dengan masuknya Iran, Mesir, Ethiopia, Indonesia, dan Uni Emirat Arab.

Ancaman Tarif 100 Persen

Trump menegaskan bahwa AS akan meminta komitmen dari negara-negara BRICS yang dianggap "bermusuhan" untuk tidak menciptakan mata uang baru atau mendukung mata uang lain guna menggantikan dolar AS. Jika mereka tetap melakukannya, mereka akan menghadapi tarif 100 persen.

Baca Juga : Heboh Rupiah Mendadak Rp8.170 per Dolar AS, BI Langsung Konfirmasi ke Google

"Mereka bisa mencari negara bodoh lainnya. Tidak ada peluang bagi BRICS untuk menggantikan dolar AS dalam perdagangan internasional, atau di tempat lain, dan negara mana pun yang mencoba harus menyapa tarif dan selamat tinggal kepada Amerika!" tegasnya.

Halaman:

Tags

Berita Terkait

X