Irwasum Polri Tegaskan Seleksi Masuk Polisi Gratis, Waspadai Penipuan!

Reporter: Super Admin - Editor: Doni prima Putra
- Selasa, 18 Februari 2025, 08:43 AM
Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo memimpin rapat persiapan pembukaan pendaftaran anggota Polri baru

Jambidalamberita.id,Jakarta – Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komisaris Jenderal (Komjen) Dedi Prasetyo, menginstruksikan jajaran Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri untuk terus mengedukasi masyarakat terkait proses seleksi anggota baru yang sepenuhnya gratis.

Menurutnya, penting bagi masyarakat, terutama calon peserta dan orang tua, untuk memahami bahwa tidak ada biaya dalam proses rekrutmen. Hal ini guna mencegah mereka menjadi korban penipuan oknum yang mengatasnamakan seleksi masuk Polri.

Masuk Polisi Tanpa Biaya, Jangan Tertipu!

"Kami tegaskan kembali kepada masyarakat bahwa proses masuk kepolisian tidak dipungut biaya sepeser pun. Jika ada yang menawarkan jalur berbayar, harap waspada dan jangan percaya," ujar Komjen Dedi dalam keterangan tertulis Itwasum Polri, Senin (17/2/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa SSDM Polri sebagai panitia seleksi tidak boleh pasif dalam menghadapi anggapan negatif mengenai proses rekrutmen. Menurutnya, seluruh tahapan penerimaan harus dijalankan dengan transparansi dan integritas tinggi.

"Kami ingin masyarakat benar-benar memahami bahwa seleksi masuk Polri dilakukan secara bersih dan profesional. Oleh karena itu, edukasi mengenai proses rekrutmen gratis ini harus terus disampaikan secara berulang agar tidak ada lagi kesalahpahaman," tambahnya.

Transparansi dan Layanan Pengaduan untuk Rekrutmen Bersih

Sebagai upaya meningkatkan kepercayaan publik, Komjen Dedi juga memerintahkan Panitia Penerimaan Terpadu Polri Tahun Anggaran 2025 untuk membuka akses komunikasi yang lebih luas. Masyarakat dapat menyampaikan keluhan atau laporan melalui hotline dan sistem whistleblower yang telah disediakan.

"Kami menyediakan ruang komunikasi publik seluas-luasnya. Semua keluhan masyarakat akan ditindaklanjuti demi mewujudkan rekrutmen Polri yang lebih baik dan transparan," tutupnya.

Dengan penegasan ini, diharapkan masyarakat semakin waspada terhadap segala bentuk penipuan terkait seleksi Polri dan lebih percaya pada proses rekrutmen yang bersih serta profesional.


Tags

Berita Terkait

X