Istana Sebut Menu Makan Bergizi Akan Dirotasi Tiap Hari, Menyesuaikan Ketersediaan

Reporter: Doni prima Putra - Editor: Doni prima Putra
- Senin, 06 Januari 2025, 05:56 PM
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Takaran Kalori Berdasarkan Tingkat Penerima

Hasan menuturkan, takaran kalori untuk program MBG akan disesuaikan berdasarkan tingkat penerima. Untuk siswa SMP dan SMA/SMK, porsi kalori dipatok sekitar 600 kalori, sementara untuk PAUD dan kelas 1-3 SD, porsi kalori ditentukan sekitar 300 kalori.

“Anak SMP-SMA akan mendapatkan 600 kalori, yang mungkin terdiri dari 75 atau 80 gram nasi. Kalau anak PAUD dan kelas 1, kelas 2, dan 3 SD akan mendapatkan sekitar 300 kalori,” ujar Hasan.

Anggaran Program dan Target Pemerintah

Program Makan Bergizi Gratis resmi dilaksanakan pada 6 Januari 2025 dengan anggaran sebesar Rp 71 triliun. Program ini merupakan salah satu inisiatif unggulan dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta pada akhir November 2024, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa tujuan program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, termasuk para buruh.

Meski awalnya direncanakan dengan anggaran Rp 15.000 per porsi, pemerintah akhirnya memutuskan untuk menurunkan anggaran menjadi Rp 10.000 per porsi setelah perhitungan lebih lanjut.

“Kami ingin Rp 15.000 per porsi, tetapi berdasarkan perhitungan pemerintah, anggaran Rp 10.000 per porsi sudah cukup,” ujar Prabowo pada 29 November 2024.

Pemerintah juga menargetkan untuk mengoperasikan 5.000 dapur MBG di seluruh Indonesia hingga akhir 2025.*

Halaman:

Tags

Berita Terkait

X