Metronews

Waspada! Debit Sungai Batanghari di Tebo Terus Naik, BPBD Ungkap Kondisi Bendungan

0

0

jambidalamberita |

Senin, 22 Des 2025 10:27 WIB

Reporter : Yudi

Editor : Fin

Debit Sungai Batanghari di Tebo masih meningkat. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir. - (Jambidalamberita.id)

Berita Terkini, Eksklusif di Whatsapp

+ Gabung

 

Jambidalamberita.id, MUARATEBO – Debit air Sungai Batanghari yang melintasi wilayah Kabupaten Tebo dilaporkan terus mengalami peningkatan hingga Minggu pagi (21/12/2025).
 
Kondisi ini dipantau langsung oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tebo melalui pemantauan lapangan secara berkala.
 
Sekretaris BPBD Kabupaten Tebo, Ahmad Rony, mewakili Kepala Pelaksana BPBD, menyampaikan bahwa kenaikan debit air masih terjadi di wilayah Tebo.
 
Namun, berdasarkan laporan terbaru dari operator Bendungan Batanghari di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, tinggi muka air di bendungan justru menunjukkan kecenderungan menurun.
 
“Untuk wilayah Kabupaten Tebo, debit Sungai Batanghari masih naik. Tetapi informasi terakhir dari operator bendungan di Dharmasraya menyebutkan bahwa tinggi muka air di sana mulai berangsur turun,” jelas Rony.
 
Ia mengatakan, informasi tersebut diperoleh melalui koordinasi intensif antara BPBD Kabupaten Tebo dengan petugas bendungan serta tim kesiapsiagaan di daerah hulu Sungai Batanghari.
 
“Kami terus berkomunikasi dengan rekan-rekan di lapangan. Laporan dari Dharmasraya menyebutkan kondisi bendungan saat ini sudah lebih terkendali,” tambahnya.
 
Meski demikian, BPBD Kabupaten Tebo menegaskan bahwa masyarakat tetap harus meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, di wilayah Tebo sendiri, tinggi muka air Sungai Batanghari masih menunjukkan tren peningkatan akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
“Kondisi di Tebo masih naik. Harapannya, di wilayah hulu seperti Dharmasraya dan Solok Selatan tidak lagi turun hujan dengan intensitas tinggi,” ujarnya.
 
Rony juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini pintu irigasi Bendungan Batanghari di Dharmasraya masih dalam kondisi tertutup. Hal tersebut dinilai membantu menahan aliran air ke wilayah hilir, termasuk Kabupaten Tebo.
 
Meski begitu, BPBD tetap mengingatkan masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Batanghari dan daerah rawan banjir untuk selalu siaga terhadap kemungkinan terburuk.
 
“Walaupun ada laporan debit di bendungan menurun, tetap ada dua faktor utama yang harus diwaspadai, yakni curah hujan di wilayah hulu dan curah hujan lokal di Kabupaten Tebo yang masih cukup tinggi,” tegas Rony.
 
BPBD Kabupaten Tebo memastikan akan terus melakukan pemantauan intensif serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi potensi banjir dan dampak lanjutan yang dapat merugikan masyarakat. (*)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Share :

KOMENTAR

Konten komentar merupakan tanggung jawab pengguna dan diatur sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Komentar

BERITA TERKAIT


BERITA TERKINI


BERITA POPULER